Selasa, 01 Juli 2014

Nobar Asik Bersama ISIC

Posted by Unknown on 20.15 with No comments

ISIC memang asik! Selalu mengerti dan update tentang hal-hal yang sedang gandrung saat ini, jadi tidak sia-sia memang para pemegang kartu ISIC ini, karena mereka selalu dimanjakan dengan fasilitas-fasilitas dari ISIC. Sudah banyak loh yang membuktikan kegunaan kartu ini dalam menunjang berbagai aktivitas mereka. ISIC tidak hanya memberikan diskon yang digunakan untuk menunjang kegiatan sekolah atau kuliahmu saja, tetapi ISIC juga paham bahwa anak-anak muda para pelajar/mahasiswa seperti kamu pun butuh hiburan, tidak percaya?
Buat kamu kawula muda jamaah ISIC dan penggila bola yang saat ini sedang mengalami demam world cup yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya, ada info terbaru neh dari ISIC.  ISIC mengadakan acara nonton bareng final world cup yang dikemas dengan tema acara “Nonton Bareng Final Match Fifa World Cup 2014 dan Sahur Bersama". Acara ini bertempat di Pusat Kebudayaan Italia, Jl. HOS Cokroaminoto No. 117 Menteng, Jakarta Pusat, waktu dilaksanakannya acara ini adalah pada hari Minggu, 13 juli 2014 pukul 22:00 WIB alias jam 10 malam. Tidak hanya disuguhi dengan seru dan menegangkannya tayangan final world cup loh, kamu juga akan.dihibur dengan penampilan musik akustik dari Giem@wad Piano Entertainment, games seru, dan doorprizes menarik! Bagi yang menjalankan ibadah puasa jangan khawatir akan kebingungan ya dengan kegiatan sahur dan puasa esok hari. Sesuai dengan tema acara, pada acara nonton bareng nanti akan disediakan pula snack dan makanan untuk sahur, ISIC memang baik, tidak hanya menyuguhkan hiburan untukmu saja, menyenangkan bukan, nonton bareng jalan, ibadah puasa lancar. Sudah bisa membayangkan bagaimana serunya acara nonton bareng bersama ISIC hari minggu besok kan?
Nah, so tunggu apalagi, gabung dengan acara ini ya guys, sebarkan info ini ke teman-temanmu juga, biar mereka tahu betapa asiknya memiliki kartu ISIC. Info lebih lanjut untuk contact person dan sebagainya bisa dilihat pada foto di bawah ini ya. Selamat menonton, salam Fifa World Cup!

Minggu, 29 Juni 2014

Agar Memilih Sekolah Tak Seperti Membeli Kucing Dalam Karung

Posted by Unknown on 08.17 with No comments


Sebentar lagi tahun ajaran baru yang dinanti-nati oleh anak sekolah akan tiba. Beberapa orang tua dan anak disibukkan dengan kegiatan mempersiapkan kenaikan kelas dan beberapa lainnya ada yang tengah sibuk mempersiapkan sekolah baru. Memilih lembaga pendidikan bagi anak dewasa ini agaknya tidak semudah membalik telapak tangan, banyaknya lembaga pendidikan yang berdiri baik dari pemerintah maupun swasta memberikan alternatif bagi para orang tua dalam memilih pendidikan yang tepat bagi buah hati. Di sisi lain, menjamurnya lembaga pendidikan menuntut orang tua untuk lebih jeli dalam memilih, mengenal dengan baik lingkungan dan kurikulum lembaga pendidikan serta kualitas dan kepribadian guru dan staf sekolah. Seperti yang diungkapkan oleh  Siera Ngangi, pendiri 3 sekolah yang terletak di bekasi ini mengatakan,  lingkungan yang baik dapat menjadi sarana belajar.

Agar memilih sekolah tidak seperti membeli kucing dalam karung, Siera biasanya wanita ini disapa memberikan beberapa tips salah satunya adalah dengan mencari lembaga pendidikan yang menyediakan program 'free trial class' sehingga dapat melihat dan merasakan langsung proses belajar mengajar. Beberapa sekolah memang sudah ada yang menyediakan fasilitas free trial class  dimana anak dapat mencoba “calon” sekolahnya terlebih dahulu dalam rentang waktu yang singkat untuk melihat cocok atau tidak dirinya berada di sekolah tersebut, tanpa orang tua harus membayar sejumlah uang selayaknya ketika akan mendaftar untuk memasuki suatu sekolah.
credit
Satu hal yang juga tidak boleh dilupakan adalah melibatkan anak dalam memilih sekolah untuknya. Kenali dengan baik karakter anak, serta ajak anak dalam menentukan sekolah yang akan dimasukinya. Bagi Siera menanyakan kepada anak apakah dia suka atau tidak dengan lembaga pendidikan yang direkomendasikan oleh orang tua sangatlah penting. Jangan lagi jadikan anak hanya sebagai objek yang tinggal menerima apa yang sudah dipilihkan orang tua untuknya ternasuk dalam hal mencari sekolah, tetapi jadikan anak sebagai subjek yang ikut berpartisipasi dalam menyampaikan keinginan dan memilih sekolah impiannya. Hal tersebut penting untuk dilakukan mengingat yang akan menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah adalah anak sendiri. Untuk itu libatkan anak dalam sebuah diskusi hangat yang akrab tentang sekolah yang diinginkannya.

           Sebagaimana tujuan berdirinya sebuah lembaga pendidikan yaitu untuk mencerdaskan anak bangsa, membangun karakter yang kuat dan budi pekerti yang baik serta mengembangkan potensi yang dimiliki, maka sudah seharusnya sebagai orang tua kita berusaha untuk jeli dan bijak dalam memilih lembaga pendidikan yang dapat memberikan hak kepada anak untuk dapat merasakan suasan belajar yang aman, nyaman, berkualitas baik, dan menyenangkan. Selamat mempersiapkan sekolah bagi buah hati, parents! ^_^

Jumat, 13 Juni 2014

ODOA, alternatif kegiatan yang bermanfaat bagi IRT

Posted by Unknown on 23.44 with No comments

Apakah anda salah satu IRT yg sering merasa jenuh atau stress dengan rutinitas anda sehari-hari. Apakah anda sering merasa kesulitan untuk mencari cara mengusir rasa stres yang sering menghinggapi diri anda? Atau anda IRT yang sedang mencari alternatif kegiatan bermanfaat setelah seharian berkutat dengan pekerjaan rumah? Mari berpengangan tangan, karena kita sama, dan saya akan mengajak anda untuk mengenal salah satu cara yang mungkin belum terpikirkan oleh anda sebelumnya, apakah itu?
Berawal dari keinginan untuk mencari kegiatan di luar kegiatan domestik sebagai IRT, dan bisa mengasah minat dan kemampuan saya terhadap satu bidang tertentu tapi tak harus meninggalkan rumah (duh ribet ya), jatuhlah pilihan saya untuk mengikuti kegiatan "Kelas Menulis Artikel"  yang di adakan secara online oleh Indari Mastuti, founder Ibu-Ibu Doyan Nulis atau yang juga terkenal dengan sebutan IIDN, banyak hal yg saya dapatkan disini, mulai dari ilmu sampai teman baru dari berbagai latar belakang.

Nah yang saya ingin bagi adalah salah satu metode yang ada disana untuk mengasah kemampuan menulis yang ternyata juga berdampak secara emosional. Metode tersebut adalah ODOA yang merupakan kependekan dari One Day One Article. One day one article (ODOA) adalah metode dimana menjadikan menulis sebagai kegiatan sehari-hari dengan target satu hari satu tulisan (lebih, lebih baik tentunya). Untuk menindaklanjuti dari serangkaian kegiatan menulis, ODOA pun dijadikan sebagai kompetisi sehat bagi para alumni kelas penulisan, bahkan kini telah berjalan ODOA gelombang ke-2 dan memasuki batas akhir kompetisi (ODOA dimulai pada awal bulan dan berakhir di akhir bulan sekaligus keputusan dari juri), rencanya  ODOA gelombang ke-3 akan diadakan setelah berakhirnya ODOA ke-2 tepatnya pada bulan Agustus. Dalam ODOA peserta kompetisi akan diberikan materi yang nantinya wajib diolah menjadi tulisan yang orisinil. ODOA tidak sekedar kompetisi belaka, sebab keuntungan lain yang bisa didapat adalah dengan ber-ODOA kemampuan menulis jadi lebih terasah karena secara langsung, ODOA juga menjadi sarana latihan menulis.

Mengapa menulis? Sebab menulis memiliki banyak manfaat, coba kita buka google, akan banyak tulisan yang membahas tentang manfaat tulisan, untuk personal branding, product branding, untuk mendapatkan penghasilan, melepaskan energi negatif, sebagai sarana menuangkan ide-ide yang tersimpan di dalam otak sehingga tidak hilang begitu saja, dll.

Apa saja yg ditulis? Sebenarnya tidak ada pakem, tulis saja sesuka hati apa yang ingin ditulis, mulai dari hal-hal menarik yang kita temui dari kegiatan sehari-hari, berita yg sedang hangat di media, fenomena unik yang kita temui, sosok inspiratif yang kita kenal atau kita jumpai, dsb. Hmmm, kalo IRT apa saja ya yang bisa ditulis? jangan berkecil hati dulu, banyak hal yang bisa ditulis, tumbuh kembang si kecil, hikmah yang kita dapatkan ketika bersilaturrahim, atau mau menulis tentang berita politik yang sedang hangat boleh, boleh saja, tulis saja pandangan kita terhadap apa yang kita lihat, kita dengar, kita baca, pelan-pelan kita akan menyadari banyak bahan tulisan yang ada disekitar kita.

Hal-hal yang harus diperhatikana apa saja? Bagi saya dalam ber-ODOA sebisa mungkin menulis hal yang bermanfaat, tidak provokatif, boleh menulis hal yg kontrovesial asal tetap memberikan pesan positif.

Bagaimana manajemen waktu ber-ODOA? Pengalaman saya, sebagai IRT dan memiliki satu balita, menulis memang sulit dilakukan sesuka hati, terkadang ada ide yang muncul tetapi ketika ingin menulis, baru menekan tombol on di laptop ternyata si kecil sudah merajuk, atau mungkin ada hal lain yang membuat keinginan untuk menulis tidak dapat dilakukan saat itu juga. solusinya, memiliki media lain yang dapat dijadikan sebagai tempat menyimpan sementara tulisan/ide-ide yang berseliweran di kepala, agar tidak hilang atau bingung ketika akan memulai.

So, mulai tertarik untuk ber ODOA? Yuk, kita mulai dari sekarang, ternyata menjadi IRT tidak berarti harus berkutat dengan tugas domestik saja ya, ada kegiatan yang juga bisa dilakukan seperti ODOA yang tentunya bermanfaat, stres hilang dan kemampuan menulis pun terasah, siapa tahu kelak apa yang kita tulis bisa menjadi buku, selamat mencoba.. ^^

 14029468211799005044

Kamis, 29 Mei 2014

2 Tahun Pernikahan (Late Post)

Posted by Unknown on 20.13 with No comments
~sebab, mencari jodoh adalah mencari seseorang yang membuat kita berhenti mencari~

Tepat dihari ini, 2 tahun yg lalu ada seorang laki-laki yang datang ke rumah, tidak tanggung-tanggung dia datang membawa serta rombongan keluarganya, bukan tanpa maksud tentunya dan maksud kedatangannya telah kuketahui . yup, laki-laki itu datang untuk menikahiku, mengikrarkan sebuah akad yg berat (mitsaqon ghaliza), dihadapan orang tuanya, orang tuaku, penghulu, saksi, serta para undangan, dan tentu di hadapan Allah SWT, ia datang untuk mengambil tanggung jawab atas diriku dari orang tuaku, tanggung jawab untuk mencintai, mengasihi, mendidik, menafkahi, membimbing, memimpin, dll. Jangan tanya bagaimana perasaanku, yang jelas since that day, I feel all the Disney’s princess stories really happen in my life, the good n the bad part of the story, the drama..hahaa..

And today, I just wanna thank to U,Allah..I’am really grateful for this sweet ~29th may~ that I’ve through for 2 years with someone U give to me to be the one I share my dream n my life with, and of course I never stop to ask our marriage will last forever till jannah. Semoga pernikahan ini senantiasa menjadi seperti apa yg qt niatkan, sebagai ladang amal untuk beribadah dan lebih mendekatkan diri kepada Allah, memberi kebahagiaan serta keberkahan,, bagi diri sendiri, keluarga, saudara, sesama, dan berjuta harapan baik lain tentunya. Senantiasa memperbaiki dan memantaskan diri untuk rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, semakin bahagia di dunia, lebih bahagia kelak d akhirat Aamiin,,

dear hubby of mine, thx for completing half of my deen :*


Rabu, 14 Mei 2014

Ida Dan Hape N33

Posted by Unknown on 05.41 with 1 comment
“Bu, belikan aku hape ya,,” pinta Ida kepada Ibunya saat mereka sedang menikmati suasana santai di rumah.

“Buat apa pegang hape?! Sekolah yang bener sana..” kata Ibu Ida
.
“Tapi bu, hape itu juga penting buat menunjang sekolahku, biar aku nggak ketinggalan informasi, gimana coba kalo nanti ada panggilan ekskul mendadak, pengumuman mendadak, bisa ketinggalan informasi aku..” Ida tetap melanjutkan rengekannya tentang hape kepada Ibunya.

“Kasih temenmu nomer hape bapakmu, biar mereka menghubungi ke nomer itu, dan kamu juga catat dan ingat-ingat nomer hape bapak kalo ada perlu atau apa-apa di luar biar bisa hubungin bapakmu, sudah beres kan? Nggak usah cari alasan lagi, Ibu nggak mau kamu menghabiskan waktu buat sms nggak jelas dengan temanmu atau anak laki-laki daripada nunggu informasi dari temenmu yang belum tentu sering” Ibu Ida tetap pada prinsipnya untuk tidak mengabulkan permintaan Ida.

Ida hanya bisa garuk-garuk kepala, ternyata Ibunya tidak mudah di rayu untuk membelikannya, sebenarnya Ida memang tidak begitu butuh, hanya saja melihat sebagian besar temannya membawa hape ke sekolah, membuat Ida jadi kepengen.

“Nanti kalo kamu mau masuk kuliah baru pegang hape, kan jauh dari rumah to? “ 

Haa…kalo mau kuliah? Seenggaknya nunggu satu tahun lagi..fiuuhhh…eiiitttsss..tapi siapa sangka satu tahun yang ditunggu-tunggu telah tiba, beberapa minggu setelah ujian nasional Ida memberanikan diri untuk meminta hape lagi.

“Bu, aku beli hape ya..” pinta Ida

“Iya boleh, tapi nggak lebih dari 200ribu ya harganya” kali ini Ibu langsung mengiyakan.

“Hah??! Dapat hape kaya apa itu 200.000 doank?”

“Lah kamu maunya yang gimana? hape itu fungsi utamanya untuk komunikasi  kan? Asal sudah bisa buat telepon dan sms ya sudah to?” Jawab Ibu tidak mau kalah.
“Hmmm…iya deh bu, terserah” Akhirnya Ida pasrah, menyerah, yang penting punya hape :D
***
“Nggak nyangka ya sebentar lagi kita lulus, bakalan berpencar nih semua temen-temen” kata Risa temen sekelas Ida. Setelah melaksanakan ujian nasional dan ujian sekolah murid-murid kelas tiga lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah tanpa kegiatan belajar mengajar sesekali jam belajar mengajar diisi oleh guru yang memberikan arahan bagi mereka setelah lulus dari SMA. Sekarang Ida dan beberapa teman sekelasnya sedang ngobrol di dalam kelas.

“Iya, pasti bakal kangen banget  ya..” Dina pun turut berpendapat.

“Iya, nggak terasa ya waktu cepet berlalu, eh aku minta nomor hape kalian donk.” Kali ini Ida yang berbicara

“Loh, sudah punya hape kamu Da?” Tanya Endria.
 
“Sudah donk!” Jawab Ida mantap sambil menjulurkan lidahnya sedikit.
“Eh, hapemu apa mereknya? Lihat…lihat..” Risa mulai penasaran.

“Biasa aja hapeku mereknya nokia N33, heheee” Jawab Ida dengan tampang cengengesan

“N33 yang mana tuh? Perasaan Nokia N-series nggak ada yang jenisnya N33” Dina yang hampir semua tipe hape dihafal karena sering ganti-ganti hape pun bingung.

“Yah…nggak gaul, masak N33 aja nggak tau, ini loh..Nokia 3310,hehee” 

“Hahaaa….huuuuuuuuuuu…..!!!!” Teman-teman Ida serempak kompak menyoraki Ida, jadilah Ida dan hape N33 alias Nokia 3310nya bahan ledekan, yang diledek cuma bisa membalas dengan cengar-cengir :D
  
credit

FF ini diikutkan dalam giveaway cerita hape pertama
*jumlah kata : 478 kata

Senin, 03 Maret 2014

Being Wonderful Wife to Create A Wonderful Family

Posted by Unknown on 06.38 with 1 comment


Memiliki keluarga idaman yang sakinah, mawaddah, wa rahmah adalah impian semua pasangan suami istri. Untuk dapat mewujudkannya maka masing-masing suami dan istri harus dapat menjalankan perannya secara baik dan saling mendukung. Kebetulan ada GA bertema “wonderful wife” dan kebetulan saya juga adalah seorang istri (eh ngaruh nggak ya soalnya di aturan sepertinya tidak dicantumkan kalo yang ikutan harus yang sudah berstatus istri, siapa tahu calon istri juga boleh, hehehe) saya ingin berbagi sedikit dari pemahaman tentang bagaimana menjadi wonderful wife. Hmm.. being wonderful wife, could I? Bagi saya pribadi tidak ada istri yang sempurna, yang ada adalah istri yang mau belajar dan berusaha menjadi lebih baik bagi keluarganya. Disadari atau tidak keharmonisan dan kehangatan di dalam rumah tangga itu tergantung bagaimana karakter istri, bayangkan kalo si istri karakternya pemarah, suami jadi nggak betah di rumah, anak-anak lebih suka mencari “perhatian” di luar, tetapi jika istri adalah orangnya yang hangat, sabar, penuh kasih sayang, maka nyamanlah semua orang yang ada didalamnya.Di dalam rumah seorang istri adalah pusat yang memberikan pengaruh kuat keadaan di dalam rumah. Dalam agama pun sudah banyak dibahas tentang peranan seorang istri yang begitu penting bagi keluarganya. Banyak sekali karakter yang harus dimiliki seorang istri untuk menjadi wonderful wife, bahkan dengan banyaknya tugas-tugas dari peran seorang istri yang harus dijalani, saya berani bilang 3 tidaklah cukup :D tapi karena si empunya GA pengennya 3 akan saya tulis 3 karakter terbaik untuk menjadi wonderful wife. 

1.      1. Setia, harga mati
Seorang istri yang baik haruslah mempunyai karakteristik yang setia. Saya tempatkan dinomor satu karena bagi saya ini yang paling penting. Eitts setia itu ternyata panjang juga loh kalo dijabarkan. Bagi saya setia tidak hanya sekedar memastikan bahwa fisik kita bersama orang yang kita cintai, tetapi setia juga mencakup pandangan, perhatian, hati, yang kita berikan kepada pasangan. Istri yang setia tentulah istri yang pandai dalam melayani. Jangan remehkan soal kesetiaan dengan mengganggap bahwa setia adalah tidak selingkuh alias tidak zina, bagi saya bukan hanya itu saja. Zaman dan teknologi yang berkembang dengan pesat ini terkadang membuat kita asyik dengan dunia sendiri dan cenderung egois, maraknya media sosial juga bisa menjadi celah bagi setan untuk menggoda kita menuju ketidaksetiaan. Sudahkah kita menjaga kehormatan diri saat suami tidak di rumah, kira-kira dengan siapa saja kita berinteraksi ketika suami tidak ada atau saat tidak sedang bersama suami karena bekerja mungkin, bukan bermaksud su’udzon ketika ada yang berinteraksi dengan lawan jenis, biarpun seorang ibu rumah tangga tidak dipungkiri juga berinteraksi dengan lawan jenis, tukang sayur misalnya, tukang bersih-bersih lingkungan, tukang antar undangan syukuran, dll. Tetapi interaksi seperti apa dulu, sesuatu yang penting atau hanya sekedar keasyikan bercanda haha-hehe sampai kebablasan, tetap ya antara laki-laki dan perempuan tetap ada batasnya, dan perlu diperhatikan baik di dunia nyata maupun maya. Kemudian dalam berpenampilan terkadang kita repot-repot berdandan ketika mau kondangan, tetapi kalo di depan suami hanya ala kadarnya,alih-alih ingin dicintai apa adanya. Tidak dapat dipungkiri kalo menjadi istri yang sejuk dipandang mata bagi suami adalah anjuran juga bagi wanita untuk menjadi istri yang baik,nggak harus seperti artis yang sliwar-sliwer di tivi kok, minimal jaga kebersihan dan kerapian, aroma dapurnya juga jangan terlalu lama dibiarkan melekat (ngomong sama kaca :D). Tetap jaga penampilan ketika diluar agar tidak terlalu mencolok hingga mengundang mata-mata liar yang bisa membuat suami tidak ridho. 

2.      2. Keibuan
Istri yang baik adalah istri yang memiliki karakter keibuan, artinya sebagai istri dia juga paham akan perannya sebagai ibu bagi anak-anak. Keibuan disini tidak melulu digambarkan sebagai sosok yang anggun,kalem,halus,lembut bak sutra (ngomong kaya gini karena yang nulis ini jauh dari karakter itu :D) sudah tahu sosok Bu Risma Walikota Surabaya? Bagi saya beliau juga memiliki karakter keibuan yang kuat, karena keberaniannya, perhatiaannya, cepat tanggap, dan heroik. Intinya karakter keibuan disini adalah orang yang bisa menunjukkan dan memberikan perhatian dan rasa sayang dengan caranya masing-masing tetapi bisa sampai dan diterima oleh semua orang, bukan hanya sesuatu yang dia lakukan berdasarkan ego saja. Selain itu sosok keibuan juga selayaknya diiringi dengan rasa haus akan ilmu, dalam merawat dan mendidik anak misalnya, cari ilmunya cari apa yang terbaik, jangan hanya mengandalkan kata orang dulu begini begitu, kita sudah dimudahkan oleh teknologi dalam mengakses ilmu dan informasi, manfaatkan, cari tahu! Kenapa sih kok pada kenceng kasih ASI ke anak,kenapa sih kok ada yang bilang calistung di usia dini baik ada yang tidak, gimana ya biar anak percaya diri, gimana ya biar anak tidak pemarah, gimana ya biar anak nggak picky eater, gimana mengajarkan anak mulai beribadah, anak saya nanti dipondokin, homeschooling,atau sekolah biasa saja ya, dll. Anak adalah titipan, titipan yang bukan sekedar disuruh untuk dikasih makan. Jangan sampai yang menitipkannya pada kita kecewa. Berusaha jadi Ibu yang peduli, jangan hanya mengejar kesenangan pribadi terus menggampangkan urusan yang satu ini. Apalagi masalah mendidik anak itu diidentikkan dengan kita, wanita, iya soalnya laki-laki alias si bapaknya dikodratkan untuk urusan mencari nafkah dan umat. Eh, menjadi Ibu itu juga mengurus umat loh, beda lahan aja :D

3.      3. Mandiri
Beberapa artikel yang pernah saya baca yang membahas tentang karakter mandiri yang dilekatkan pada seorang wanita itu maksudnya adalah bisa cari duit sendiri, tetapi bagi saya tidak hanya sekedar itu dan tidak melulu tentang itu. Mandiri disini berkaitan dengan tugas seorang istri yang tidak bisa dibilang sedikit, kalo tidak salah pernah ada ungkapan seperti ini, pekerjaan seorang istri itu dari terbitnya matahari sampai terlelapnya suami dimalam hari, panjang sekali ya..jangan remehkan urusan beres-beres rumah, mencuci, mengepel, setrika, memasak, coba saja hitung berapa jarak yang ditempuh bolak-balik ke depan-ke belakang rumah,belum lagi ngurus anak apalagi kalo yang punya balita dan batita,ada nggak ya kalo jaraknya kayak Jakarta-bandung? *lebayy :D  Seorang istri yang mandiri adalah juga istri yang tanggap dalam melakukan suatu kerjaan saat suami tidak ada dirumah, mampu mengambil keputusan, dan mampu menghandle apa yang menjadi tugasnya dengan baik, tetapi tetap ya bukan status atau label saja yang kita kejar, memaksakan diri untuk bisa semuanya biar dibilang mandiri, atau nggak mau dibilang manja, mandiri bukan berarti apa-apa dilakukan sendiri, ingat manusia makhluk sosial yang juga butuh uluran tangan, jangan segan-segan untuk berbagi dengan pasangan.
Begitulah 3 karakter yang penting untuk menjadi wonderful wife to create a wonderful family, so we can get a wonderful life :D eh ada pesan dan tips mewujudkannya yang terlupakan, yang paling penting jalani peran sebagai istri dengan perasaan  happy, jangan sampai kita tidak bahagia dan stress sendiri, suami dan anak kita membutuhkan istri dan ibu yang bahagia, yang ridho mempersembahkan yang terbaik bagi keluarga.

 Last but not least, semoga tulisan ini bermanfaat bagi diri sendiri dan semuanya. Terima kasih untuk Bu Ida Nurlaili karena telah menyelenggarakan event GA ini, setidaknya salah satu hal yang telah saya dapatkan sebelum pengumuman pemenang adalah saya telah jadi pemenang dari pertarungan hati saya dengan rasa enggan dan tidak pede untuk menulis terlebih mengikuti event GA ini, akhirnya blog yang  telah lama saya cuekin, saya sambangi kembali (kasihan sarang laba-labanya sudah dimana-mana, belum lagi tikus dan kecoa,, *lol :D ). Buat saya blog ibu sudah cukup baik penataannya, beberapa artikel sejenis sudah disendirikan sesuai dengan labelnya, benar seperti yang sudah ibu singgung di syarat dan ketentuan lomba, kalo bagi saya tampilannya perlu dibikin menarik, misalnya perpaduan warna yang lebih memanjakan mata (maaf mungkin kalo ini masalah selera pribadi saja ^_^), kalo kontennya sudah bagus bikin penasaran untuk baca semua tulisan-tulisan bu ida. Dan satu lagi sering-sering ngadain GA ya bu, biar si malas nulis ini punya alasan untuk nulis, hehehe. Salam kenal ya bu.. :)